Pasuruan – Kehilangan mendadak menimpa Yunita Erna, 67 tahun, ibu rumah tangga yang berdomisili di Dusun Sanglud, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.
Langkah yang diambilnya di dini hari, Rabu (3/9), berakhir menjadi tragedi yang merenggut nyawanya seketika.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.20, saat warga baru mulai beraktivitas. Korban melaju mengendarai sepeda motor Honda Supra berplat nomor L 5724 ZL meninggalkan kediamannya.
Saat berusaha menyeberang jalan dari arah barat menuju timur di persimpangan Jalan By Pass Desa Karangrejo, Gempol, musibah tak terduga terjadi.
Belum diketahui pasti penyebabnya — entah karena kehilangan keseimbangan atau kondisi permukaan jalan — korban tiba-tiba jatuh dari kendaraan tepat di tengah jalan raya.
Belum sempat bangun dan menyingkir, seketika itu juga melintas cepat dari arah utara sebuah truk gandeng boks yang dikemudikan Wahyudi, 44 tahun, warga Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Karena jarak yang sudah terlampau dekat, tabrakan tak terelakkan. Bagian tubuh korban terlindas roda belakang sebelah kanan kendaraan bermuatan berat tersebut.
Peristiwa yang berlangsung sekejap itu membuat nyawa korban tak tertolong. Yunita dinyatakan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.
“Pengendara motor jatuh saat menyeberang jalan, lalu terlindas truk gandeng. Korban meninggal langsung di tempat,” ungkap Aiptu Sutikno, petugas Unit Lalu Lintas Polsek Gempol.
Akibat benturan keras kendaraan besar tersebut, kondisi jenazah korban terlihat sangat memilukan. Hasil pemeriksaan petugas menunjukkan luka berat di kepala, disertai lecet pada tangan kiri serta ibu jari kaki sebelah kanan.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Watukosek, Gempol. (Tim-pilar)







Leave a Reply