Nguling FC Gagal Melaju 8 Besar, Dikalahkan Tuan Rumah Kraton FC di Laga Terakhir

Pasuruan – Wajah juara baru dipastikan akan muncul dalam ajang Bupati Cup 2026 Pasuruan Superleague. Hal ini terjadi setelah Nguling FC selaku pemegang gelar juara bertahan dipastikan terhenti langkahnya di babak penyisihan grup.

Pada laga penutup yang digelar Senin (14/9), tim bersimbol kuda jingkrak itu kembali harus menelan kekalahan pahit. Skuad asuhan Bunadi dipaksa tunduk oleh tuan rumah Kraton FC dengan skor 1-0 di Lapangan Kebotohan, Kecamatan Kraton.

Padahal, sebelum laga dimulai, tim yang dilatih Slamet Cikung itu dituntut wajib menang. Pasalnya, selisih poin kedua tim hanya terpaut satu angka, dengan Kraton FC berada di posisi kedua klasemen sementara.

Beban keharusan menang membuat Nguling FC langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Namun, langkah tersebut sudah diantisipasi dengan matang oleh pelatih Kraton FC, Aril. Lini pertahanan Kraton tampil sangat disiplin dan mampu meredam setiap serangan lawan.

Pertandingan pun berjalan sengit. Kedua belah pihak saling melancarkan serangan bergantian. Nguling berupaya membuka peluang melalui serangan balik cepat, sementara Kraton FC membangun pola permainan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertahanan belakang dan lini tengah. Situasi berlangsung imbang hingga berakhirnya babak pertama. Tak ada gol yang tercipta, kedudukan imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, ketegangan di lapangan semakin meningkat. Kraton FC maupun Nguling FC sama-sama memperkuat tekanan serangan, sekaligus memperketat pertahanan di wilayahnya. Sorak dukungan penonton pun membahana setiap kali salah satu tim mengancam gawang lawan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50. Kraton FC mendapatkan peluang bola mati di tepi kotak penalti Nguling FC. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Riski, pemain bernomor punggung 24. Melalui tendangan yang memanfaatkan kerumunan pemain di depan gawang, bola berhasil bersarang. Kraton FC unggul 1-0.

Baca Juga:  Gagal Menyalip, Pemotor asal Karangasem Wonorejo Pasuruan Hantam Truk Tewas Di Tempat

Tertinggal satu gol membuat Nguling FC semakin gencar melancarkan serangan. Beberapa kali pemain Nguling mencoba melepaskan tembakan jarak jauh guna mengejar ketertinggalan. Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada gol balasan yang tercipta. Kraton FC berhasil mempertahankan keunggulannya hingga peluit akhir.

Pelatih Kraton FC, Aril, menyampaikan bahwa kemenangan tersebut tak lepas dari strategi yang telah disusun dan berjalan sesuai rencana sejak awal laga.

“Pola permainan yang kami susun berjalan dengan baik. Alhamdulillah, akhirnya kami berhasil meraih tiga poin penuh dari Nguling FC, sang juara bertahan tahun lalu. Kini Kraton FC resmi melaju ke babak delapan besar,” ujar Aril.

Ia pun menyadari bahwa perjuangan belum selesai. Setelah memastikan langkah ke babak delapan besar, pihaknya kembali menyusun strategi guna menghadapi fase gugur.

“Di babak gugur nanti, kami akan kembali berjuang sekuat tenaga. Tersisa satu pertandingan lagi untuk melangkah masuk ke babak empat besar,” tambahnya.

Sementara itu, di kubu Nguling FC, Pelatih Slamet Cikung mengakui adanya kendala yang dialami anak asuhnya sepanjang pertandingan. Salah satunya adalah kondisi fisik pemain yang dinilai kurang prima dan semangat yang belum tampil maksimal.

“Kendala yang kami hadapi hari ini kemungkinan besar adalah kondisi pemain yang belum segar. Semangat mereka pun belum tampil sepenuhnya,” ungkap Slamet.

Kondisi tersebut turut memengaruhi pola permainan tim. Kegagalan lolos kali ini dijadikan bahan evaluasi mendalam bagi Nguling FC guna mempersiapkan diri kembali.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk persiapan Bupati Cup berikutnya, yakni penyelenggaraan ketiga yang rencananya digelar tahun depan,” jelasnya.

Slamet pun berharap Nguling FC mampu bangkit kembali dan meraih prestasi gemilang di kesempatan mendatang.

Baca Juga:  Prigen FC Juara Grup A usai Kalahkan Pohjentrek FC Skor 4-2

“Harapan kami, semoga di masa depan penampilan kami semakin membaik dan mampu kembali meraih gelar juara seperti pada ajang perdana Bupati Cup,” tutup Slamet penuh harap.(pilar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *