Revitalisasi Terminal Wisata Pasuruan Terbentur Anggaran

Pasuruan – Rencana pembenahan menyeluruh Terminal Wisata Kota Pasuruan yang telah diusulkan sejak tahun 2023 kembali belum dapat diwujudkan. Usulan yang telah diajukan sebanyak tiga kali tetap belum disetujui karena membutuhkan alokasi dana melebihi Rp4 miliar.

Sebagai alternatif, Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Perhubungan memilih melaksanakan perbaikan secara bertahap, yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia.

Sebelumnya, rencana revitalisasi tersebut tidak hanya mencakup penyempurnaan fasilitas umum, tetapi juga direncanakan adanya peningkatan sarana bagi kios-kios yang berada di lingkungan terminal. Hal itu sejalan dengan kondisi bangunan yang memang sudah mendesak untuk diperbaiki.

Penjabat Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan, Hermanto, menjelaskan bahwa pembenahan menyeluruh belum dapat dilaksanakan mengingat besaran biaya yang dibutuhkan cukup besar. Oleh karena itu, pendekatan diubah menjadi pemugaran yang dilakukan secara bertahap.

“Rencana revitalisasi kini dialihkan menjadi perbaikan bertahap. Kami mengajukannya melalui Perubahan APBD tahun 2026 dan APBD tahun 2027,” ujarnya.

Menurut Hermanto, sejumlah perbaikan akan dimasukkan dalam usulan Perubahan APBD 2026, salah satunya adalah penambahan jumlah fasilitas kamar mandi yang semula dua unit menjadi tiga unit. Penambahan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para pengunjung. Selain itu, juga diusulkan penggantian ubin lantai dengan paving blok tiga dimensi guna memperindah tampilan kawasan terminal.

Sementara itu, perbaikan lainnya seperti pelapisan ulang aspal dan penataan taman direncanakan untuk diajukan dalam rancangan APBD tahun 2027.

“Pengerasan jalan dan penataan taman akan kami usulkan pada APBD 2027. Terminal Wisata ini merupakan salah satu ikon Kota Pasuruan, sehingga penampilannya pun harus terjaga dengan baik,” tegas Hermanto.(pilar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *