Pasuruan – Hasil tak terduga muncul pada laga kedua Grup A yang mempertemukan Nguling FC berhadapan dengan Prigen FC.
Siapa sangka, Nguling FC — juara bertahan Bupati Cup Pasuruan Super League tahun 2025 — justru harus menelan kekalahan dari Prigen FC. Hasil itu sekaligus mengantarkan Prigen FC sementara menempati posisi puncak klasemen.
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Kebotohan, Kraton, menyajikan pertarungan terbuka sejak awal. Kedua tim tampil dengan pola menyerang, namun dengan gaya yang berbeda. Nguling FC lebih banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap, sementara Prigen FC tampil lebih dominan lewat permainan umpan pendek yang rapi.
Kejutan terjadi pada menit ke-12. Melalui skema sepak pojok, bola jatuh di kotak penalti dan Alfi Yuda, gelandang Prigen FC, berhasil melepaskan diri dari kawalan lawan. Tanpa ragu ia langsung melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau oleh Misli, kiper Nguling FC. Gol itu membawa Prigen FC unggul 0-1.
Tertinggal satu gol membuat Nguling FC meningkatkan serangan. Namun hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, skor belum berubah, tetap 0-1 untuk keunggulan Prigen FC.
Memasuki babak kedua, Nguling FC terus berupaya menyamakan kedudukan. Sayang, ketepatan dalam penyelesaian akhir belum berpihak kepada mereka. Peluang demi peluang tercipta, namun tak satu pun berbuah gol.
Di sisi lain, Prigen FC mulai memperketat pertahanan dan bermain lebih hati-hati. Strategi itu terbukti efektif. Hingga pertandingan usai, gawang Prigen FC tetap aman dan skor 0-1 tak berubah.
Kemenangan ini menempatkan Prigen FC di posisi teratas dengan raihan 10 poin. Sementara Nguling FC bertahan di peringkat kedua dengan 7 poin. Kedua tim sama-sama masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.
Pelatih Nguling FC, Slamet Cikung, mengaku kecewa dengan hasil tersebut meski menilai anak asuhnya telah tampil cukup baik. “Namun sepertinya kondisi fisik pemain belum sepenuhnya pulih mengingat waktu pemulihan yang cukup singkat,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelatih Prigen FC, Fajar Iksani, tampak sangat gembira melihat strategi yang diterapkan berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan. Dengan perolehan 10 poin, Prigen FC kini memegang peluang besar lolos ke babak delapan besar. Cukup dengan hasil imbang di laga terakhir, impian itu bisa terwujud.(pilar)







Leave a Reply