Diwarnai Drama Penalti, Sukorejo United Lolos Dramatis 8 Besar usai Gilas Gempol FC

Pasuruan – Kemenangan Sukorejo United tak diraih dengan cara yang mudah. Tim ini harus berjuang habis-habisan sepanjang dua babak pertandingan sebelum akhirnya mengamankan tiga poin sekaligus tiket lolos ke babak delapan besar Bupati Cup 2026 Pasuruan Super League. Laga penentuan tersebut digelar Senin (14/9) di Lapangan Ngadimulyo, Sukorejo.

Dilatih oleh M. Syaifudin Hasan, Sukorejo United akhirnya berhasil menaklukkan Gempol FC dengan skor 2-1 dalam pertandingan Grup B yang berjalan penuh ketegangan dan drama.

Sejak menit-menit awal, Sukorejo langsung tampil mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-13, Ramadhani melepaskan tembakan dengan kaki kirinya yang berhasil bersarang di gawang lawan. Sukorejo unggul lebih dulu dengan skor 1-0.

Tak tinggal diam, Gempol FC pun berusaha membalas. Danhyl sempat melepaskan tembakan yang mengancam gawang, namun belum cukup untuk mencetak gol. Permainan berlangsung sengit dengan kedua tim saling melancarkan serangan bergantian.

Di sisi Sukorejo, Kariono dan Ramadhani tampil berduet kerap menguji pertahanan lawan. Sementara itu, Gempol FC membalas lewat pergerakan Ricardo, Husen, dan Aldy yang terus berbahaya dari sisi sebaliknya.

Sesaat sebelum babak pertama berakhir, Gempol FC berhasil menyamakan kedudukan. Melalui eksekusi tendangan bebas Husen, Rizal berhasil menyambar bola masuk ke gawang. Terjadi kesalahpahaman antara pemain bertahan Sukorejo dan kiper yang melangkah keluar, sehingga bola lolos masuk. Skor berimbang 1-1 hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, suasananya semakin memanas. Kiper Gempol FC, Alfan, melakukan pelanggaran terhadap Kariono di dalam kotak penalti. Wasit Arif pun tak ragu menunjuk titik penalti untuk Sukorejo United. Ramadhani maju sebagai pelaksana dan dengan tenang berhasil mengecoh kiper, mencetak gol kedua. Sukorejo kembali memimpin 2-1.

Baca Juga:  Pemerintah Desa Gerbo Gelar Malam Tasyakuran Dan Renungan Suci

Namun drama belum berakhir. Tak lama kemudian, wasit memberikan keputusan penalti juga untuk Gempol FC. Hal ini langsung memicu protes keras dari jajaran pemain Sukorejo United. Bahkan pelatih Sukorejo, M. Syaifudin Hasan, turun dari bangku pelatih dan meminta agar keputusan tersebut ditinjau ulang. Namun wasit tetap tegas menyatakan tidak ada tayangan ulang yang dapat diperiksa, sehingga penalti tetap berlaku. Husen maju sebagai pelaksana bagi Gempol, namun sayang tendangannya melambung jauh melampaui mistar gawang. Kesempatan menyamakan skor pun hilang. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

M. Syaifudin Hasan — yang akrab disapa Asep — menyampaikan rasa syukurnya atas diraihnya tiga poin yang diperjuangkan dengan berat tersebut. Meski begitu, ia tak menutupi rasa keberatannya terhadap pemberian penalti kepada Gempol FC di penghujung laga.

“Jika arah bola sebenarnya tidak menuju gawang, mengapa harus dinyatakan pelanggaran? Namun bagaimanapun, kemenangan sudah di tangan. Sekarang kami tinggal fokus bersiap untuk babak delapan besar,” ujarnya.

Ia pun berharap penampilan timnya dapat terus meningkat dan konsisten hingga mencapai partai puncak.(pilar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *