Pasuruan – Empat perwakilan pelajar dari Kota Pasuruan kini tengah mematangkan kesiapan menjelang ajang Bahlil Mini Soccer U-17 Zona 9 Probolinggo–Pasuruan. Langkah yang diambil meliputi peningkatan ketajaman latihan hingga mengadakan pertandingan uji coba bersama.
Keempat tim tersebut adalah SMKS Untung Surapati (Unsur), SMAN 1, SMAN 2, serta SMAN 4 Kota Pasuruan. Sore kemarin, 16 September, tepat pukul 16.30, mereka berkumpul di lapangan sebelah barat rumah dinas Ketua DPRD Kota Pasuruan untuk berlatih selama satu jam penuh.
Selain melatih kerjasama operan, para peserta saling menguji kemampuan dalam tiga sesi uji tanding, masing-masing berdurasi 15 menit di separuh lapangan bagian utara. Hasilnya, pertemuan antara SMK Unsur melawan SMAN 2 serta SMAN 2 berhadapan dengan SMAN 4 berakhir imbang tanpa gol. Sementara itu, SMAN 1 berhasil mengungguli SMAN 4 dengan skor 1–0.
Di antara keempat tim, SMAN 1 tampil paling percaya diri menatap ajang ini. Mereka bermodal pengalaman para pemainnya yang sudah terbiasa berlaga di berbagai kejuaraan, termasuk turnamen futsal antarkota hingga tingkat Jawa Timur.
“Beberapa pemain kami memang sudah terbiasa tampil di ajang kompetisi. Semoga itu menjadi bekal yang menguntungkan bagi kami,” ungkap Bagus, pelatih SMAN 1.
Sementara itu, Maulana Zulkifli, pelatih SMK Unsur, menyatakan pihaknya menambah porsi latihan namun tidak menargetkan gelar juara sebagai sasaran utama.
“Kemenangan adalah bonus. Yang terpenting para siswa ini dapat mengembangkan bakat dan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.
Zuhdi Irsawanto, pelatih SMAN 2, mengaku bersyukur mendapat kesempatan memanfaatkan fasilitas latihan dari Ketua DPRD Kota Pasuruan, Muhammad Toyib, sehingga timnya dapat berlatih lebih teratur dan intens.
“Kami tidak menetapkan target khusus. Dua pekan ini kami berlatih dengan sungguh-sungguh, semoga hasil terbaik dapat kami raih,” pungkas Zuhdi.(pilar)







Leave a Reply