Pasuruan – Pertandingan seru mewarnai ajang Sengonagung Cup 2026. Selasa sore (22/9/26) di Lapangan Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Mayora FC akhirnya menyingkirkan Lasel FC lewat jalur adu penalti.
Sepanjang waktu normal, kedua tim berbagi kekuatan dengan skor imbang 1–1. Mayora FC duluan mencetak gol dan memimpin 1–0 hingga peluit istirahat babak pertama berbunyi. Keunggulan itu tak bertahan lama; Lasel FC berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 di babak kedua.
Bagi para penonton, pertandingan ini menjadi hiburan yang menyenangkan. Yunus, salah satu warga yang akrab disapa Pak Poh, mengaku sangat terbantu adanya kegiatan ini setelah lelah bekerja seharian. “Sengonagung Cup memang rutin digelar setiap tahun oleh warga desa. Alhamdulillah, saya bisa melepas penat setelah selesai bekerja,” ujar warga asal Susun Putranan, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada panitia penyelenggara. Menurutnya, turnamen ini bermanfaat dan sebaiknya terus diadakan setiap tahun. “Terima kasih kepada panitia serta warga Sengonagung. Semoga ke depannya acara ini makin meriah, misalnya ditambah hiburan musik di sela-sela pertandingan,” harapnya.
Skor tetap 1–1 saat wasit mengakhiri waktu normal. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak penentuan ini, kiper Mayora FC tampil luar biasa dengan berhasil menepis satu tendangan lawan. Mayora FC akhirnya menang dengan skor 5–4.
Jack, salah satu panitia, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung yang hadir. Ia berharap antusiasme ini tetap terjaga hingga pelaksanaan Sengonagung Cup 2027 mendatang. “Terima kasih semuanya. Insya Allah ke depannya kami akan menyajikan acara yang lebih meriah lagi,” ungkapnya.
Berkat kemenangan ini, Mayora FC melaju ke babak delapan besar. Seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan tertib.(pilar)







Leave a Reply