Pasuruan – Sukorejo United mengunci tiket ke babak semifinal setelah menang telak 4–1 atas Pandaan FC dalam laga perempat final di Lapangan Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/9) sore.
Sejak peluit awal, kedua tim tampil terbuka dan saling serang. Sukorejo United lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-15 lewat Kariono, kapten tim yang mengenakan nomor punggung 15. Ia berhasil melewati barisan pertahanan lawan sebelum melepaskan tendangan keras yang masuk ke gawang.
Tertinggal satu gol, Pandaan FC memperbaiki serangan. Namun justru Sukorejo yang kembali mencetak angka. Tiga menit berselang, umpan silang mendarat tepat di kepala Ramadani (nomor 6) yang memenangkan duel udara dan menyundul bola menjadi gol, menggandakan keunggulan menjadi 2–0.

Tertinggal 0–2, pelatih Pandaan FC Imam Baihaqi segera melakukan dua pergantian pemain untuk memperkuat serangan. Namun pada menit ke-31, Sukorejo kembali mencetak gol. Aji Atma (nomor 16) menerima umpan jauh dan melepaskan tembakan yang mengoyak gawang lawan, mengubah skor menjadi 3–0.
Tertinggal, Pandaan FC semakin gencar menyerang. Beberapa peluang tercipta, namun tak ada yang berbuah gol hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tekanan Pandaan terus berlanjut dan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Pelanggaran di kotak penalti memberikan kesempatan kepada Jidan (nomor 8) yang mengeksekusi dengan tenang, memperkecil ketertinggalan menjadi 3–1.
Harapan Pandaan untuk mengejar tertinggal kembali pupus dua menit kemudian. Ilham (nomor 22) mencetak gol keempat untuk Sukorejo United, menutup skor menjadi 4–1 yang bertahan hingga peluit akhir.
Imam Baihaqi, pelatih Pandaan FC, mengakui kekalahan tersebut dengan lapang dada. Ia menilai hasil ini menjadi bahan evaluasi berharga, terutama untuk pembinaan pemain mudanya. “Semua pemain harus dievaluasi. Fokus kami ke depan adalah pengembangan pemain muda. Stok mereka banyak, meski pemain senior sedikit. Yang penting kemajuan terus berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Sukorejo United, Saifudin Hasan, memuji kerja keras seluruh anak asuhnya meski mengakui masih ada bagian yang perlu diperbaiki. “Alhamdulillah kemenangan diraih berkat usaha bersama. Pertandingan ini sangat berat. Kami perlu mengevaluasi kondisi fisik, kemampuan membaca situasi, serta pertahanan yang kebobolan lewat penalti,” ungkapnya. Ia berharap penampilan positif ini dapat dipertahankan di babak selanjutnya.(pilar)







Leave a Reply