Wakil Bupati Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kelas UMKM Lewat Pendekatan Terpadu

Pasuruan – Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, menegaskan kesungguhan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memajukan dan meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di daerah melalui sistem pembinaan yang menyeluruh dan saling terhubung.

Pemerintah Kabupaten kini memusatkan perhatian pada mengatasi kelemahan mendasar yang dialami para pelaku usaha, mulai dari penguatan nama merek, kemudahan akses pembiayaan, hingga perluasan jangkauan pasar.

Dikenal akrab dengan sapaan Gus Shobih, ia menyampaikan bahwa upaya pembinaan UMKM tidak akan mencapai sasaran jika pemerintah hanya sebatas memberikan pelatihan pembuatan produk. Sebagus apa pun kualitas barang yang dihasilkan, akan tetap sulit berkembang dan bersaing di pasar nasional apabila tidak didukung manajemen merek yang kuat serta kemudahan akses terhadap permodalan.

“Kami tidak ingin melangkah setengah hati. Pemerintah Kabupaten kini menghubungkan para pelaku usaha dengan lembaga perbankan, perancang produk, hingga ahli pemasaran merek. Semua pihak kami pertemukan agar saling melengkapi dan bekerja sama demi kemajuan UMKM di Pasuruan,” ujar Gus Shobih di sela kegiatan penilaian penghargaan UMKM.

Sebagai wujud nyata, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan telah menyeleksi 15 pelaku usaha terbaik dari 24 kecamatan yang ada. Penilaian dilakukan secara ketat dengan memperhatikan aspek kemasan, mutu produk, cita rasa, keaslian bahan, serta muatan nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

Kelima belas usaha yang terpilih ini nantinya akan dijadikan contoh dan teladan yang diharapkan mampu memacu ribuan pelaku usaha lain di Kabupaten Pasuruan untuk terus berkembang. Program pembinaan ekonomi rakyat yang berjalan menyeluruh dari hulu hingga hilir ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan 33 program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga:  Ascent Premiere Pasuruan Hadirkan Rangkaian Kreatif dan Sehat Sepanjang September 2026

Meski nantinya hanya akan ada tiga pemenang utama, Wakil Bupati memastikan bahwa 12 finalis lainnya tidak akan ditinggalkan begitu saja. Pemerintah Kabupaten berkomitmen terus memberikan pendampingan, penyempurnaan produk, serta peningkatan akses pasar secara berkelanjutan agar seluruh peserta yang telah terpilih mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *