YLBH SKRI Diresmikan Di Bakti Alam, Tegaskan Komitmen Keadilan Di Tengah Masyarakat

Pasuruan – Mengangkat semboyan “Tegakkan Keadilan, Melawan Kezaliman”, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sarana Keadilan Rakyat Indonesia (YLBH-SKRI) secara resmi diluncurkan di kawasan Wisata Bakti Alam, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (16/8/2026).

Suasana penuh makna dan semangat menyelimuti lokasi acara. Di tempat tersebut digelar peringatan hari jadi sekaligus penetapan resmi keberadaan lembaga. Hadir dalam kesempatan ini para anggota yang berdatangan dari berbagai penjuru Jawa Timur bersama sejumlah tamu undangan.

Rangkaian kegiatan yang berpusat pada tema tersebut dibuka dengan penghormatan hening dan pembacaan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Antusiasme yang meluap dari para peserta hadir tampak mempererat ikatan persaudaraan di babak baru perjalanan lembaga ini.

Turut hadir dalam acara tersebut Muhammad Khoirul Huda selaku Ketua Umum YLBH-SKRI beserta jajaran pengurus pusat, perwakilan Madas Jawa Timur, Yakusa Maneges, PT. Libas Jaya Nusantara, serta berbagai kelompok seperti Team Singa Jalanan, Team Garuda, Team Jaguard, Team Combad Selatan, Team Satset, dan unsur lainnya.

Dalam pidatonya, Dewan Pembina YLBH-SKRI, Akhmad Subkhan, S.H., yang akrab disapa Johan, menyampaikan bahwa peresmian ini jauh lebih bermakna daripada sekadar seremonial pembukaan atau pergantian nama. “Ini adalah momen bersejarah untuk menegaskan kembali janji dan tanggung jawab yang kita emban. Besarnya lembaga ini bukan ditentukan oleh jumlah orang yang bergabung, melainkan dari kekokohan persatuan yang kita bangun bersama,” ujarnya.

Johan juga mengingatkan agar seluruh anggota menjaga keutuhan organisasi. “Jangan sampai perbedaan pandangan atau hal-hal yang sepele menjadi alasan terpecahnya kebersamaan kita.” “Kita adalah satu kesatuan. Jika satu bagian terluka, maka seluruh tubuh turut merasakannya,” tegasnya.

Di penghujung sambutannya, Johan secara resmi meresmikan berdirinya YLBH-SKRI disertai doa dan harapan agar setiap langkah lembaga ini senantiasa diridhoi dan menjadi pelita bagi mereka yang mencari keadilan. “Selamat ulang tahun Republik Indonesia! Tetaplah jaya tanah air kita,” tambahnya.

Baca Juga:  Tak ada Karnaval Desa, RW-03 RT 07/08 Kemantren Martopuro Gelar Karnaval Mini

Sementara itu, Dewan Penasehat Andreas Wuisan, S.H., menegaskan bahwa kehadiran YLBH-SKRI didirikan sebagai benteng pembela hak-hak keadilan masyarakat. “Mulai hari ini kita berdiri tegak, resmi, dan bertekad bulat: menegakkan keadilan, melawan segala bentuk penindasan,” tutur Andreas. “Keadilan adalah hak yang melekat pada setiap orang, bukan barang mewah yang hanya dapat diakses oleh mereka yang berkuasa,” lanjutnya menegaskan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Muhammad Khoirul Huda menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pengabdian seluruh pengurus dan anggota. Ia menjelaskan bahwa dengan sahnya dokumen hukum yang baru, YLBH-SKRI kini memiliki landasan yang lebih kuat dan diakui sepenuhnya oleh negara. “Pengakuan hukum ini bukan sekadar lembaran dokumen, melainkan amanah serta sarana baru bagi kita untuk memperluas jangkauan pelayanan hukum kepada masyarakat,” tegasnya.

Bang Huda, sapaan akrabnya, kemudian menyampaikan tiga arahan pokok: menjaga nama baik dan integritas lembaga, mempererat kerja sama dengan aparat penegak hukum serta pemerintah, dan memastikan YLBH-SKRI menjadi penyalur keadilan yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang. “Mari jadikan masa baru dan legalitas ini sebagai semangat untuk bekerja dengan tulus dan profesional. Bersama kita tegakkan keadilan dan lawan segala bentuk kezaliman!” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan pertunjukan seni serta ramah tamah dan makan bersama. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *